Rabu, 29 Maret 2017

Brand dan Teori Belajar


Sejarah Samsung Mobile Phone dari Awal Berdiri Hingga Sekarang

Sekarang ini siapa yang tidak mengenal SAMSUNG?? Raksasa elektronik yang satu ini namanya udah bener - bener tenar di alam semesta dan jagat raya.

Samsung mobile phone telah ada sejak tahun 1983. Perusahaan yang berbasis di Korea Selatan ini telah berdagang dan memproduksi barang-barang elektronik selama hamper 70 tahun. Yang unik, Samsung tidak terlibat dalam pembuatan produk elektronik tetapi prouk lainnya. Pada tahun1938 pendiri Samsung, Byung Chull Lee mendirikan perusahaan perdagangan ekspor di Korea yang menjual ikan, sayuran dan buah ke China. Penamaan perusahaan start-up ini berasal dari Korea yang ditrjemahkan menjadi ‘bintang tiga’ dalam bahasa Inggris. Dalam satu decade, Samsung memiliki pabrik tepung dan mesin gula lalu menjadi perusahaan bersama pada tahun 1951.

Dari tahun 1958 dan seterusnya  Samsung mulai ekspansi ke industry lain seperti keuangan, media, bahan kimia dan pembangunan kapal. Baru kemudian pada tahun 1969, induk perusahaan Samsung Mobile Phone, Samsung Electronic didirikan dn memproduksi produk-produk Samsung yang paling terkenal, seperti teevisi, ponsel, radio, komponen computer dan perangkat elektronik lainnya. Di tahun 1987, pendiri dan chairman Byung Chull Lee meninggal dan jabatan chairman diambil alih oleh Kun Hee Lee.  Pada tahun 1990, Samsungpun mulai membangun pabrik dan melakukan ekspansi secara global di AS, Inggris, Jerman, Thailand, Meksiko, Spanyol dan China sampai 1997. Ponsel Samsung menemukan jalan ke AS untuk pertama kalinya pada tahun 1996, ketika mereka bermitra dengan sprint pada baris ponsel ramping dan compact.

Pada tahun 1993, Samsung Mobile Phone merilis seri SH-700, yang lebih membanggakan lagi desainnya dirancang dengan ukuran yang lebih kecil dan lebih ramping serta kualitas suara yang lebih baik. Dengan produk yang lebih baik dan kampanye pemasaran yang lebih agresif. Samsung berhasil mengambil setengah pangsa pasar ponsel di Korea dari Motorola. Namun pada tahun 1997 hampir semua bisnis di Korea menyusut dan tidak terkecuali juga pada Samsung. Mereka menjual bisnisnya untuk meringankan utang dan mengurangi karyawan menjadi 50.000. namun berkat industry elektronik mereka akhirnya bisa berhasil untuk terus tmbuh hingga sekarang.

Setelah itu, mereka mengembangkan gabungan dari ponsel pintar (smartphone) dengan ponsel pemutar mp3 menjelang akhir abad ke-20. Pada kuartal 3 tahun 2008, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Samsung Mobile mengirim lebih dari 50 juta handset meskipun saat itu sedang resesi global. Pada awal 2009, pangsa pasar global Samsung Mobile pun telah berdiri lebih dari 17% kedua dari Nokia. Samsung kmudian mendedikasikan dirinya dalam dunia industry 3G. seperti membuat video, ponsel kamera, dan lain-lain, untuk memenuhi permintaan konsumen. Di awal tahun 2009 pula, Samsung Mobile dan T-Mobile memperkenalkan Memoir, sebuah ponsel dengan kamera 8 Megapiksel yang terbaik di kelasnya. Selama perjalanannya, Samsung telah membuat pertumbuhan yang stabil dalam industry mobile hingga terus berkembang sampai sekarang.


Teori Belajar Menurut Thorndike

http://belajarpsikologi.com/teori-belajar-behaviorisme/

Menurut Thorndike, belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon. Stimulus adalah apa yang merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan, atau hal-hal lain yang dapat ditangkap melalui alat indera. Sedangkan respon adalah reaksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar, yang dapat pula berupa pikiran, perasaan, atau gerakan/tindakan. Jadi perubahan tingkah laku akibat kegiatan belajar dapat berwujud konkrit, yaitu yang dapat diamati, atau tidak konkrit yaitu yang tidak dapat diamati. Meskipun aliran behaviorisme sangat mengutamakan pengukuran, tetapi tidak dapat menjelaskan bagaimana cara mengukur tingkah laku yang tidak dapat diamati. Teori Thorndike ini disebut pula dengan teori koneksionisme (Slavin, 2000).

Salah satunya yaitu Teori Belajar Behaviorisme. Behaviorisme adalah teori perkembangan perilaku, yang dapat diukur, diamati dan dihasilkan oleh respons pelajar terhadap rangsangan. Tanggapan terhadap rangsangan dapat diperkuat dengan umpan balik positif atau negatif terhadap perilaku kondisi yang diinginkan.

Persaingan smartphone dan tablet di era sekarang menuntut banyaknya inovasi dan tekhnologi yang baru baik dari sisi Hardware maupun Softwarenya. Seperti banyaknya bermunculan OS baru yang mana OS merupakan software sebuah smartphone. Smartphone ataupun tablet juga memiliki sistem operasi yang powerfull untuk mendukung beragam aplikasi dan kebutuhan penggunanya. Oleh karena itu, semakin canggih produk yang diberikan Samsung maka semakin banyak respon positif yang diberikan konsumen terhadap produk tersebut. Dengan begitu, seiring perkembangan produksi yang semakin meningkat, Samsung mampu memberikan kepuasan terhadap konsumen yang menggunakan produknya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar