Rabu, 17 Mei 2017

Kreativitas dan Bahasa


Apakah Kreativitas memiliki kaitan dengan Bahasa?

Manusia merupakan makhluk hidup yang memiliki kemampuan untuk berpikir. Manusia memerlukan sarana dalam berpikir yaitu bahasa. Dengan adanya kemampuan berpikir ini, membuat manusia berbeda dari binatang sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan. Bukan itu saja, dengan kemampuan berbahasa manusia bisa saling berkomunikasi maupun berinteraksi dengan siapa saja dan dimana saja. Untuk itu, dengan kemampuannya berbahasa, manusia dapat menciptakan hubungan yang baik dengan orang tersebut. Selain mampu berpikir, dan berbahasa, manusia juga memiliki kreativitas.

Kreativitas merupakan kemampuan untuk menciptakan atau daya cipta (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2001: 599). Kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada. Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif (kadang disebut pemikiran divergen) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari kreativitas adalah tindakan membuat sesuatu yang baru.

Bahasa menurut Kridalaksana (2005: 3) adalah sistem lambang bunyi yang disepakati untuk dipergunakan oleh para anggota kelompok masyarakat tertentu dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasikan diri. Dari definisi tersebut dapat dikatakan bahwa bahasa adalah sebuah sistem. Maksudnya adalah bahasa itu bukanlah sejumlah unsur yang terkumpul secara tidak beraturan. Bahasa memiliki variasi-variasi karena bahasa dipakai oleh kelompok manusia untuk berkomunikasi dan bekerja sama. Dari pengertian tersebut, jelaslah bahwa manusia mempunyai bahasa dan menggunakannya untuk berkomunikasi secara verbal satu sama lain. Sebagai alat komunikasi verbal, bahasa dapat berfungsi sekurang-kurangnya terdapat dua orang. Agar manusia tidak mengalami kesulitan dalam bahasa, ditetapkanlah konvensi-konvensi yang harus ditaati oleh pemakai bahasa. konvensi itu kemudian diatur, diklasifikasikan, dan lahirlah tata bahasa.

Mengapa ada orang yang lebih kreatif dalam menggunakan bahasa?  Menurut Gardner, setiap manusia adalah orang yang cerdas. Mengapa? Karena menurutnya ada tujuh macam kecerdasan:

1. kecerdasan musik (musical intelligence)

2. kecerdasan gerakan-badan (bodily kinesthetic intelligence)

3. kecerdasan logika-matematika (logic-mathematical intelligence)

4. kecerdasan linguistik/bahasa (linguistic intelligence)

5. kecerdasan ruang (spatial intelligence)

6. kecerdasan antarpribadi (interpersonal intelligence)

7. kecerdasan intrapersonal


Dari uraian di atas dapat dijelaskan hubungan antara bahasa dan kreativitas. Manusia berpikir dengan menggunakan bahasa. Pikiran tercipta di otak. Otak terbagi menjadi dua belahan, kiri dan kanan. Otak sisi kiri mengatur bahasa, sedangkan sisi kanan mengatur imajinasi. Ketika seseorang sedang berkreasi menciptakan sebuah karya puisi atau cerpen misalnya, maka orang tersebut menggunakan bahasa dalam pikirannya. Sekaligus dapat berimajinasi dengan segala kreativitasnya.

 


#FIKOMUP #EKAWARTIANI #7015210054 #PSIKOLOGIUMUM2

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar